Mereka Tak Bersosialisasi dengan Tetangga

KOMPAS IMAGES/ NURUL HIDAYAT Anggota Gegana Brimob sedang menjinakan paket yang diduga berisikan bom di Gang Lontar, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2011). Paket berisi buku berjudul Di Bawah Bendera Revolusi yang diletakan di pelataran Warteg Manja dipastikan bukan bom. KOMPAS IMAGES/NURUL HIDAYAT

 
 
Pihak kepolisian bersenjata laras panjang diduga menggerebek dua kontrakan di Desa Rawadas RT 01 RW 03, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/4/2011) sekitar pukul 05.00.
"Petugas langsung mendobrak pintu kontrakan," kata seorang warga, Zain Aminudin, di Jakarta, Kamis.
Zain mengatakan, petugas yang diduga anggota Detasemen 88 Antiteror itu mengamankan empat pria yang menghuni kontrakan. Salah satu pelaku yang ditangkap petugas mengaku bernama Darto asal Cirebon, Jawa Barat.
Selain mengamankan empat orang itu, polisi juga menyita dokumen berupa buku yang berbentuk seperti paket bom buku.
Zain menyebutkan, orang yang diamankan petugas sudah tinggal sekitar tiga bulan di kontrakan itu. "Namun, mereka tidak bersosialisasi dengan tetangga," ujar Zain.
Hingga saat ini, pihak Mabes Polri belum memberikan keterangan resmi terkait penggerebekan kontrakan itu.
Sebelumnya, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman menuturkan, polisi telah membuntuti sekitar lima orang yang diduga sebagai jaringan pengirim paket bom buku.
"Kami ikuti lebih dari lima orang yang dicurigai pelakunya, tetapi polisi masih mencari alat bukti lainnya," kata Sutarman di Jakarta, Rabu (20/4/2011).
Sutarman menuturkan, polisi telah mengidentifikasi orang yang diduga jaringan maupun kurir yang mengantarkan bom buku di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Namun, petugas kepolisian belum melakukan penangkapan terhadap orang yang dicurigai pelaku maupun kurir paket bom buku karena masih menghubungkan alat bukti yang sudah ada dengan keterangan saksi.
"Kami bisa saja menangkap pelaku sekarang, tetapi masih harus menghubungkan alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian," ujar Sutarman.
Jenderal polisi bintang dua itu menyatakan, polisi masih harus melengkapi alat bukti agar pelaku yang ditangkap anggota bisa dijerat hukuman di pengadilan.

0 Response to "Mereka Tak Bersosialisasi dengan Tetangga"

Post a Comment